Hubungi saya segera jika Anda mengalami masalah!

Kirim Email Kepada Kami:[email protected]

Hubungi Kami:+86-13962629881

Semua Kategori

Ruang wartawan

halaman utama >  Ruang wartawan

Pengenalan biosida kosmetik (pengawet)- Bronopol

Jul 17, 2024

Abstrak: Bronopol(2-Bromo-2-nitro-1,3-propanediol, CAS: 52-51-7) memiliki spektrum luas aktivitas antibakteri dan dapat secara efektif menghambat sebagian besar bakteri, terutama terhadap bakteri Gram-negatif. Tidak stabil pada suhu tinggi dan kondisi basa, cahaya akan menyebabkan dekomposisi dan berubah menjadi kuning atau cokelat. Bronopol digunakan secara luas sebagai biosida dan pengawet dalam kosmetik.

Kata kunci: bronopol; 2-Bromo-2-nitro-1,3-propanediol; CAS: 52-51-7; C3H6BrNO4; pengawet; biosida; kosmetik; anti-kapang

1.Fungsi dan efikasi

Bronopol(2-Bromo-2-nitro-1,3-propanediol, CAS: 52-51-7) tidak menumpuk secara biologis dan dapat dengan cepat terurai melalui hidrolisis, fotodegradasi, dan biodegradasi di lingkungan. Bronopol memiliki spektrum luas yang sangat baik dan efisiensi penangkapan mikroorganisme secara menyeluruh, serta dengan cepat menghambat erosi dan pertumbuhan jamur gram-positif dan gram-negatif. Bronopol dapat membunuh dengan memutus ikatan antara protein bakteri dan alga. Setelah kontak dengan mikroorganisme, bronopol dapat dengan cepat dan tidak dapat dibalik menghambat pertumbuhan mereka, yang mengakibatkan kematian sel mikroba. Bronopol memiliki efek penghambatan dan pembunuhan yang kuat pada jamur, bakteri, fungi, alga, dll., mencapai efek anti-kapang dan bakterisida yang ideal.

2.Parameter fisik

Penampilan: Bubuk kristal putih

Kandungan zat aktif: ≥ 99%

Nama kimia: 2-Bromo-2-nitro-1,3-propanediol

Nomor CAS: 52-51-7

Rumus molekul: C3H6BrNO4

Berat molekul: 199.99

3.Bidang penggunaan

3.1 Bronopol dapat digunakan sebagai biosida dan pengawet dalam kosmetik, lap, kosmetik, sampo, kondisioner, tabir surya, dan agen pembersih.

3.2 Bronopol dapat digunakan sebagai biosida dan pengawet untuk pencetakan dan pewarnaan tekstil serta pembuatan kertas kulit.

3.3 Bronopol dapat digunakan sebagai biosida dan pengawet untuk produk bubuk yang perlu dicampur dengan air.

3.4 Bronopol dapat digunakan sebagai biosida dan pengawet untuk cat lateks dinding.

3.5 Bronopol dapat digunakan sebagai biosida dan pengawet untuk lem ketan, pigmen asetat, dan pasta warna.

4.Permhatian penggunaan

4.1 Sebelum Bronopol digunakan sebagai biosida dan pengawet, harus diuji kompatibilitasnya untuk memastikan bahwa tidak bereaksi dengan sistem atau menyebabkan perubahan warna sebelum digunakan.

4.2 Ketika bronopol digunakan sebagai biosida dan pengawet, sebaiknya mencegah reaksinya dengan emulsifier dalam emulsi, yang dapat menyebabkan flokulas atau demulsifikasi pada lapisan. Terutama cat tahan air, primer tahan alkali, dan sistem emulsi aseton murni serta emulsi ukuran partikel halus.

4.3 Ketika bronopol digunakan sebagai biosida dan pengawet, diperlukan pencegahan terhadap perubahan warna produk, yang dapat menyebabkan perubahan warna pada sistem produk, khususnya lem konstruksi dan cat batu berwarna terang.

4.4 Ketika bronopol digunakan sebagai biosida dan pengawet, luka bakar kimia harus dihindari. Kontak langsung bronopol dengan kulit dapat menyebabkan luka bakar kimia. Jika terjadi kontak dengan kulit, bilas segera dengan air keran dan sabun selama lebih dari lima menit.

4.5 Sisa dan cairan sisa dalam wadah kemasan bronopol tidak boleh dibuang langsung ke lingkungan.

4.6 Masa simpan bronopol adalah 12 bulan dalam kondisi gelap, tertutup rapat, dan suhu normal.